novel yang diangkat dari kisah nyata

novel yang diangkat dari kisah nyata

Minggu, 31 Agustus 2014

Air Putih Si Obat Ajaib

Ajaibnya Air Putih 




Tak banyak yang tahu betapa ajaibnya air putih sebagai obat. Fakta yang mendukung hal ini karena :

1.    Air berasal dari bahan yang alami sehingga tidak memiliki efek samping seperti obat yang mengandung bahan kimia

2.    Air berasal dari Tuhan yang sudah pasti membawa banyak kebaikan dan manfaat. Sebab tak mungkin Tuhan menciptakan sesuatu demi kehancuran hambanya. Maka tak heran bila bumi ini lebih banyak perairannya daripada daratannya. Air bisa menjadi musibah seperti banjir sejatinya karena ulah manusia sendiri. Misalnya dengan melakukan penebangan hutan, membuang sampah sembarangan dan merusak alam dengan cara lainnya.

3.    Air sangat mudah didapat. Namun karena ulah segelintir manusia sajalah membuat air bisa sulit didapat. Yaitu dengan mengotorinya lewat limbah pabrik dan kimiawi sehingga air bersih bisa menjadi langka.

4.    Air memiliki pengaruh yang sangat kuat dan manjur bagi pengobatan bila diberi ucapan kata-kata yang positif. Hal ini sudah dibuktikan oleh Masaru Emoto, seorang peneliti dari negeri sakura, yang hasil penelitiannya dituangkan di internet yang berjudul ‘The Hidden Message in Water’.


Dimana air dapat bereaksi terhadap ucapan dan tulisan sesuai dengan isi ucapan dan tulisannya. Misalnya ketika kita mengucapkan terima kasih atau syukur, air tersebut akan berubah membentuk kristal-kristal kecil yang demikian indahnya seindah berlian dan intan. Sebaliknya ketika kita mengucapkan kata-kata negatif seperti “Kamu bodoh, air tersebut akan berubah bentuk menjadi gambar yang buruk dan tak beraturan. Begitu juga bila kita ucapkan kata-kata baik berupa doa-doa lewat air putih untuk menyembuhkan. Terbukti manjur bisa menyembuhkan penyakit. Hal ini sudah dibuktikan oleh Masaru Emoto dibawah lensa mikroskop dimana dia membutuhkan waktu 20 tahun lebih untuk menemukannya. .  Sungguh luar biasa…

Bahayanya Dehidrasi 

Sejatinya tubuh kita sangat tergantung pada air. Bahkan sejak dalam kandungan. Berikut penjelasannya:

1.    Ketika masih berupa janin, 99 % adalah air
2.    Ketika lahir, kira-kira 90 % dari tubuh kita adalah air.
3.    Ketika mencapai usia dewasa, kira-kira 70% dari tubuh kita terdiri dari air.
4.    Menjelang ajal pun kemungkinan tubuh kita masih memiliki 50 % kandungan air.

Jadi dapat disimpulkan bahwa hidup kita tak pernah lepas dari air. Bahkan menurut beberapa penelitian telah menemukan bahwa kinerja akademis anak-anak akan membaik drastis ketika mereka minum air. Tentu saja yang terbaik adalah air putih. Bukan air yang berasal dari minuman bersoda, kopi, teh. alkohol atau atau minuman buatan pabrik. Minuman –minuman ini meskipun mengandung air, tapi sebenarnya tidak dapat menggantikan kebutuhan tubuh akan air murni apalagi untuk menghilangkan rasa haus. Tapi sebaliknya malah mendehidrasi (menarik air).

Ketika kita meminum kopi, teh dan bir, sebenarnya tubuh kita malah mengeluarkan lebih banyak air daripada air yang terkandung di dalam minuman tersebut. Mengapa bisa demikian? Karena bahan bahan ini membuang air dimana mereka larut lewat saluran kantung kemih saat kita buang air kecil. Ditambah lagi air dari cadangan tubuh kita. Jadi kita bukannya menambah asupan air dalam tubuh, malah membantunya membuang air lebih banyak dari dalam tubuh. Yang ada rasa haus tidak bisa hilang, tapi malah membuat kita bisa mengalami dehidrasi. Untuk itulah kemanapun saya pergi, hal pertama yang harus saya bawa adalah aqua. Dimana ketika saya haus di perjalanan, aqua segera dapat saya minum saat itu juga untuk menghindari dehidrasi. Bahkan sebelum rasa haus datang, saya usahakan untuk selalu minum air putih.

Selain itu perlu bagi kita untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi. Apalagi semakin bertambah usia kita, maka semakin berkuranglah pengenalan rasa haus. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah artikel di Jurnal Kedokteran New England edisi 20 September 1984, Dr Paddy Philips dan tujuh rekannya menunjukkan bahwa pria lanjut usia lebih tidak mampu mengenali rasa hausnya dibandingkan pria lebih muda pada satu percobaan yang sama. Sebuah anggapan yang salah bila mengatakan bahwa tanda kita kekurangan air adalah saat bibir terasa kering..

Dalam buku Air untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit karya F Batmanghelidj. M.D. dikatakan bahwa kita bisa mengenali tanda dehidrasi yaitu lewat perasaan letih, wajah memerah, tidak tidur dengan baik, kepala berat, kesal, cemas, putus asa, depresi dan mengidam makanan yang tak tertahankan sebagaimana yang dialami saat hamil. Ketika depresi bertambah parah dapat kita saksikan pada artis Robin William yang malah lebih memilih minum alcohol hingga menjadi kecanduan. Sehingga ketika dia tak dapat melepaskan rasa kecanduannya akan minuman yang memabukkan ini, disitulah dehidrasi kronis menghinggapinya. Dampaknya justru malah mengakibatkan depresinya kian akut. Mengapa bisa terjadi? Penjelasannya karena otak menggunakan  sejumlah besar energi listrik yang dihasilkan oleh dorongan air di pompa-pompa penghasil energi. Nah, ketika dehidrasi, tingkat energi yang dihasilkan di otak akan berkurang. Secara bertahap, gudang energi ATP menjadi habis, terutama di area-area aktivitas.  Sementara banyak fungsi dari otak yang bergantung pada energi hidroelektrik menjadi tidak efisien. Ketidakmemadainya fungsi inilah disebut depresi.

Adapun dehidrasi kronis berdampak pada semakin parahnya serangan penyakit Asma dan alergi pada anak anak dan orang dewasa. Misalnya disaat berolahraga dimana tubuh mengeluarkan tenaga lebih keras, mereka malah meminum jus, minuman bersoda dan susu. Bukannya air putih . Padahal asupan jus jeruk  dan susu jika lebih dari dua gelas, mengandung kalsium yang tinggi dapat menempatkan seseorang pada predisposisi serangan asma.  Perlu diketahui pada kasus asma dan alergi yang membandel dan sangat bergantung pada obat, penambahan asupan air akan memperbaiki respon pasien terhadap obat yang diresepkan sampai tubuh mendapatkan kembali irama normalnya. Jadi jelaslah peran air putih sangat berpengaruh bagi semakin cepatnya kesembuhan. Selebihnya dehidrani kronik berdampak pada penyakit Hipertensi, Sembelit,  Diabetes tipe II dan Penyakit-penyakit autoimun lainnya.

Adapun akibat dehidrasi kronik akan menyebabkan terjadinya kerusakan genetik sebagaimana disebutkan dalam buku Air untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit karya F Batmanghelidj. M.D. seperti :

- Perut panas
- Nyeri Dispeptik lambung
- Nyeri angina (dada)
- Nyeri pinggang
- Nyeri sendi rematoid, termasuk ankilosis spondilitis
- Nyeri colitis
- Nyeri fibromialga (otot)
- Bulimia
- Mual di pagi hari selama kehamilan.
   
   Untuk itulah pentingnya minum air putih sesering mungkin. Tidak perlu langsung banyak sekaligus yang  malah tidak baik bagi kesehatan ginjal. Sedikit tapi sering itulah yang terbaik tanpa menunggu sinyal haus datang dan keringnya bibir serta tenggorokan. Apalagi sampai terjadinya dehidrasi. Apalagi bila mengingat betapa tubuh membutuhkan air setiap hari karena tanpa air kita tidak bisa hidup. Dimana bila kita kekurangan air akan membunuh beberapa aspek tubuh. Air juga sumber utama energi dan dapat mencegah kerusakan DNA. Air juga meningkatkan kecepatan penyerapan tubuh terhadap bahan-bahan esensial dalam makanan. Selain itu Air tak hanya berfungsi sebagai pelarut utama bagi semua makanan, vitamin dan mineral. Tapi lebih dari itu yaitu memiliki peran metabolisme dan sarana transportasi untuk peredaran sel-sel darah.

Tentu masih banyak lagi peran air bagi tubuh dan kesehatan selain yang saya sebutkan. Saya sendiri telah merasakan manfaat air ketika mengalami sakit lambung. Begitu saya lebih sering minum air putih apalagi setiap habis bangun tidur. Sakit maag pun jarang datang lagi karena air putih mampu menetralkan asam lambung terutama sehabis bangun tidur. Putri tertua saya yang kerap asmanya kumat, sejak kami anjurkan untuk lebih  sering minum air putih, asmanya pun tak lagi sering datang seperti dulu. Bahkan suami yang alergi seafood pernah meneguk air putih segera setelah mengalami gejala alergi. Karena air putih sendiri bisa berperan sebagai pengganti histamin, obat bagi alergi. Alhamdulillah alerginya tak bertambah parah dan segera sembuh. Anak anak pun semakin jarang batuk pilek karena kami anjurkan untuk selalu minum air putih. Padahal dulu gampang sekali batuk pilek  Jadi, masihkah kita meragukan betapa ajaibnya air putih sebagai obat?

Lomba Blog Anugerah Jurnalistik AQUA (AJA) IV
“AIR DAN KEHIDUPAN, UNTUK INDONESIA YANG LEBIH SEHAT”

 http://blogdetik.com/2014/07/09/anugerah-jurnalistik-aqua-iv-kategori-blogger-berhadiah-total-32-juta/


Rabu, 23 Juli 2014

Indahnya Idul Fitriku Dengan Memaafkan

Bagi saya pribadi ujian yang paling berat saat idul fitri tiba adalah memaafkan orang yang pernah menyakiti. Yah, inilah ujian terberat bagi saya. Apa mungkin saya seorang pendendam? Saya tak tahu pasti yang jelas saya tipe orang yang sulit melupakan kesalahan orang lain apalagi bila seseorang itu telah menyakiti hati ini hingga berdarah-darah. Dijamin, bertahun-tahun pun saya akan terus mengingatnya. Sangat jelek bukan? Tak baik untuk ditiru. Tapi itulah kenyataannya.

Sikap saya ini sempat mengkhawatirkan orang-orang terdekat saya terutama suami. Pokoknya kalau saya sudah sakit hati, dijamin saya akan terus memikirkannya. Sampai-sampai saya mampu meneteskan airmata kemarahan yang saya sebut dengan ‘air mata sakit hati’. Bahkan saya sempat sakit ketika salah seorang teman menyakiti hati saya akibat salah paham.

Kisahnya beragam untuk orang-orang yang masuk daftar saya untuk tak saya maafkan begitu saja. Diantaranya asisten rumah tangga, istri dari adik ipar dan bahkan mertua saya sendiri!.  Ceritanya asisten rumah tangga saya yang tadinya bekerja dengan baik dan penuh pengadian tiba-tiba membuat ulah yang sangat mengecewakan saya sebagai majikan. Tanpa ampun, saya pun mendiamkannya begitu saja disaat dia masuk kerja. Karena tidak tahan saya diamkan, asisten rumah tangga saya pun memilih tidak masuk dan menangis mengadu pada suami bahwa dia merasa tidak betah didiamkan oleh saya akibat pernah berbuat salah. Oleh suami, asisten rumah tangga saya itu pun mau kembali bekerja setelah dibujuk.

Demikian juga saat saya pernah tidak cocok dengan mertua. Padahal wajar yang namanya menantu vs mertua pasti saja ada konfliknya. Salah satu penyebabnya masalah pengasuhan anak. Ceritanya saya yang terlalu perasa dan sensitive ini tidak terima dengan perkataan mertua yang ceplas-ceplos dan terkesan cerewet. Hingga saya pun membuat jarak dengan mertua karena masih sakit hati dengan perkataan yang beliau ucapkan. Sementara mertua saya sendiri tidak menyadari kalau saya masih menyimpan sakit hati. Kalau kata orang dimulut berbeda dengan yang dihati. Mengucapkan minta maaf dan memaafkan tapi dihati belum sepenuhnya menerima.

Begitu juga saat saya merasa tidak nyaman dengan istri adik ipar saya sendiri yang kalau berkata selalu ketus dan menyakitkan. Tanpa dikomando, saya pun menjaga jarak juga dan selalu menolak untuk berkunjung ke rumahnya ketika diajak suami. Bahkan saya pernah berdebat dengan suami dalam keengganan saya untuk mengunjungi rumah adik ipar ketika istrinya ada dirumah. Suami pun hanya bsia geleng-geleng kepala melihat sikap saya yang keras kepala. Pokoknya bila saya sudah sakit hati maka tak ada kompromi. Meskipun istri adik ipar saya itu sudah melupakan sikap nya itu. Namun tidak bagi saya.

Namun Tuhan ingin menunujukkan pada saya lewat sebuah hikmah yang saya dapatkan saat saya sakit dan saat mengalami hamil yang bermasalah. Begitu mendengar saya sakit parah, mertua yang tinggal jauh di Medan dengan rela datang ke Jakarta untuk menjenguk saya. Bahkan beliau sampai membelikan obat herbal untuk penyembuhan saya yang harganya jutaan!. Demikian juga saat saya mengalami hamil yang cukup parah karena selalu diinfus akibat muntah terus meski usia kehamilan menginjak trimester ketiga, Dengan penuh pengabdian aisten rumah tangga saya menunggui dan bahkan tiap malam selalu memijat hingga saya tertidur. Tak ada keluhan capek sedikitpun di mulutnya. 

Disinilah air mata sakit hati saya berganti dengan air mata haru. Sejak kejadian penuh hikmah ini, kesadaran saya pun terbuka. Untuk tak selalu melihat kesalahan orang lain tanpa mencari kebaikan yang ada pada dirinya.  Sebagaimana ustad Aa Gymnastiar pernah berkata bahwa dalam hidup ini hendaklah kita selalu melihatnya laksana melihat bunga-bunga yang penuh warna warni tumbuh ditaman. Intinya dengan selalu melihat kebaikan yang ada pada diri setiap orang, maka hidup akan terasa indah. Memaafkan pun menjadi mudah.

Jumat, 18 Juli 2014

Memaksimalkan Uang THR

Dapat THR? Wow! senangngya karena upah kerja setahun turun juga. Bisa belanja belanja nih. Eits, jangan kalap dulu. Kalau tidak bijak menggunakannya bisa menyesal dan semua kebutuhan tak terpenuhi dengan baik. Akibat lainnya bisa-bisa yang bukan kebutuhan di beli juga dengan alasan kapan lagi bisa beli beli mumpung ada uang THR. Nah, loh… Sebenarnya tak ada yang melarang kamu menghabiskan uang THR mu. Wong itu adalah hasil keringatmu selama setahun yang dibayarkan perusahaan sebagai tanda terima kasih karena pengabdian dan kerjamu. Tapi alangkah bijaknya bila kamu tahu trik bagaimana memaksimalkan THR agar semua  terpenuhi. Bahkan kalau bisa bersisa untuk investasi dan tabungan.

Biar kamu gak kalap, nih trik cerdas memaksimalkan THR

-    Keluarkan dulu yang wajib dibayar misalnya zakat, hutang dan cicilan tahunan. Untuk hutang, kamu bisa membiasakan diri untuk tak gampang berhutang bila tidak perlu banget. Jangan dikit-dikit pinjam dengan alasan nanti bisa dibayar pas dapat THR. Akhirnya begitu dapat THR, separuhnya hanya untuk bayar hutang. Ngenes deh….Jadi usahakan untuk meminimalkan utang.

- Catat anggaran pengeluaran agar belanja tidak keluar dari anggaran. Sayangkan bila uang THR mu dihabiskan untuk hal yang sebenarnya tidak penting dan kamu butuhkan. Misalnya mendadak memborong baju , tas dan sepatu. Padahal di lemari sudah banyak menumpuk benda serupa

-    Jangan lupa berbagi THR pada orang tua, saudara yg kurang mampu atau yang bekerja di rumahmu. Hitung-hitung sedekah lebaran yang bisa kamu lakukan setahun sekali.

-    Bila kamu mudik, alangkah baiknya dana mudik sudah kamu tabung jauh-jauh hari. Jadi THR untuk mudik bisa ditabung. Lumayan kan

-    Begitu juga bila kamu hendak membeli makanan. Kamu bisa membeli bahan makanan yang tahan lama seperti biscuit, sirup dsb saat harganya masih murah. Jadi gak mesti pas mau lebaran yang harganya bisa bertambah mahal.

-    Membeli baju juga bisa kamu lakukan sebelum lebaran. Apalagi saat ada great sale. Belilah baju baru, tas dan sepatu secukupnya saja. Atau kalau kamu bisa menjahit kenapa enggak jahit sendiri? lebih hemat dan kreatif kan? Juga lebih bangga karena hasil tanganmu sendiri.Siapa tahu teman-temanmu suka dengan model baju dan hasil rancanganmu sendiri. Bukan tak mungkin lebaran berikutnya pada pesan baju rancanganmu. Keren kan? udah hemat dapat uang tambahan lagi saat lebaran berikutnya.

-    Yang terakhir setelah semua pos terisi, jangan lupa sisakan untuk ditabung atau berinvestasi misalnya dengan membeli emas. Jadi THR mu ada bekasnya gak habis begitu aja kayak air .

Oke selamat menikmati THR nya dengan senyum bahagia yah:)

Jumat, 04 Juli 2014

Ngabuburit Pintar

Bila ramadhan tiba, ingatan saya pun kembali bernostalgia ke beberapa tahun silam saat sekolah di muallimat muhammadyah yogya.  Pada saat ngabuburit saya memang lebih senang pergi bersama teman-teman seasrama ke pasar tiban ramadhan di sepanjang Kauman. Daripada pergi cuci mata dan menghabiskan waktu di Mall Mallioborro. Menurut saya, ngabuburit dengan cuci mata ke mall rentan membuat kita menjadi berbelanja yang sebenarnya tidak kita perlukan.

Terbayang keseruan dan nikmatnya berburu makanan berbuka puasa, meskipun harus berdesak desakan di gang sempit Kauman bersama pembeli lainnya. Namun saya dan teman-teman satu asrama setiap sore menjelang berbuka tetap semangat membeli bukaan disana.Apalagi beraneka ragam makanan khas bulan puasa dijajakan disana seperti kolak dan kicak, serta puluhan sayur dan lauk pauk semacam brongos dan nasi pecel, bacem, sambal goreng pedas serta gudeg. Bahkan kudapan favorit Sultan Hamengkubuwono IX ‘prawan kenes’ juga ada. Kudapan yang terbuat dari pisang dan santan kental yang diolah dengan cara dipanggang. Mungkin dulu Gusdur, Amin Rais dan Andi Malarangeng juga pernah merasakan serunya berdesak-desakan beli bukaan di pasar tiban ramadhan karena tokoh-tokoh ini dulu kos di Kauman juga. Hmmmm…



                                          .Pasar Tiban ramadhan digelar disepanjang jalan ini

Tapi kini sejak menjadi ibu dari tiga orang anak dan tinggal di kampung yang jauh dari pusat kota, hingga saya malas keluar dan pergi kemana-mana.. Saya pun sering tak sempat mencari makanan berbuka. Padahal hal ini yang saya sukai dari dulu saat ngabuburit.. Sebagai gantinya saya pun berinisiatif memasak sendiri menu berbuka puasa. Selain lebih hemat dan seru karena setiap hari berburu resep berbuka baik dari majalah dan internet. Menu buka puasa yang saya buat pun bisa dibagikan pada tetangga-sekitar.  Saya memang sengaja memasaknya dengan porsi lebih. Hitung-hitung sekalian sedekah ramadhan..  Setelah selesai menyiapkan hidangan berbuka dan membagi-bagikannya ke tetangga, saya pun menyempatkan diri nulis baik untuk naskah buku maupun diblog. Atau bermain dan menonton acara dan menyetel dvd musik ramadhan seperti lagu nasyid raihan dan maher zein. bersama anak sambil menunggu buka puasa. Anak-anak yang mulai lemas dan loyo pun semangatnya bangkit lagi. hehehehehe

Intinya ketika berburu makanan berbuka, usahakan untuk tak terlalu bernafsu membeli banyak bukaan karena biasanya kita mudah tergoda dan lapar mata saat menjelang berbuka puasa. Selain mubazir bila tidak dihabiskan juga boros pengeluaran. Yah, kita dituntut selama bulan puasa untuk tak hanya puasa menahan lapar dan haus serta amarah. Tapi juga puasa berbelanja alias imsak belanja.Terutama saat ngabuburit bersama teman dan keluarga Salah satu caranya dengan mengurangi banyak belanja dan gantikan dengan memperbanyak kegiatan bermanfaat dan ibadah seperti nulis di blog misalnya.. . Inilah cara saya ngabuburit secara pintar dari dulu hingga sejak menjadi ibu. Selamat ngabuburit yah 

Jumat, 06 Juni 2014

"Tolong Jaga Saya"



Pada saat saya mengikuti kopi darat sekolah pernikahan bulan Juni yang lalu, saya terkesan dengan ucapan nara sumber dalam acara tersebut yang selalu mengatakan pada istrinya

“Tolong jaga saya,” ucapnya.

. Makna kalimat diatas diungkapkan oleh nara sumber bukan tanpa alasan. Sebagai manusia biasa, dia memiliki kelemahan sebagaimana manusia lainnya yaitu mengalami fluktuasi dalam keimanan. Bisa jadi saat ada wanita yang menggodanya, imannya sedang lemah atau turun drastis. Untuk itulah ia meminta dengan kerendahan hati agar isterinya mau ikut menjaganya dari godaan tersebut. Apalagi saat kondisi psikis sedang lemah atau down karena masalah. Maka dalam kondisi seperti ini akan mudah tergelincir dalam godaan wanita atau pria lain.

Biasanya menurut nara sumber orang luar yang membuat kita tergoda juga sedang mengalami kemunduran iman atau kondisi psikis yang sama dengan kita. Jadi besar kemungkinan sinyal nya saling memangggil . Untuk itulah betapa pentingnya kita menjaga diri dan meminta pasangan suami atau isteri kita juga ikut menjaga diri kita..


Menjaga disini bukan berarti bertindak sebagai satpam yang terus mengawasi pasangan 24 jam. Istilahnya ‘menjaga’ adalah saling memberi kekuatan agar masing masing tidak mudah jatuh ke dalam lubang perselingkuhan. Lewat kekuatan cinta yang terus ditumbuhkan dan dipelihara bersama.
Penting bagi suami ataupun isteri untuk memiliki kesadaran diri apa kelemahan dirinya dan kapan kondisi dirinya sedang lemah dan rentan terhadap godaan yang datang. Ini merupakan salah satu antisipasi agar tak terjebak dalam hubungan yang rumit yaitu perselingkuhan. Selain menjaga hubungan pernikahan tetap harmonis bersama pasangan.Yah, maraknya perselingkuhan belakangan ini merupakan pemicu terbesar terjadinya perceraian

Bagi teman teman yang tertarik  ingin bergabung silahkan berkunjung  ke situs www.sekolah pernikahan.com

Selasa, 27 Mei 2014

Ini Bukti Cintaku Untukmu Mande (Ibu)

Dia masih menggengam sebuah buku dengan rona bahagia. Euforia singgah dihatinya saat ini. Kala menatap buku ditangannya akhirnya diterbitkan juga di sebuah penerbit besar dan ternama. Elexmedia…..Rasanya tak percaya membayangkan impiannya bisa terwujud.  Untuk menerbitkan sebuah novel dengan bertuliskan namanya di sampul depan buku . Apalagi saat ia menatap bukunya terpajang di rak toko buku besar di Jakarta. Rasa bangga menyelinap begitu saja. Namun ditengah-tengah rasa bahagia, bangga dan euforianya, tiba-tiba wajahnya menciut takut mengingat kalau-kalau monster itu juga akan merenggutnya. Monster yang telah merenggut tiga orang yang ia sayangi, Monster yang tak punya hati karena dengan begitu saja mengambil nyawa kedua kakak dan Mandenya (ibu) dengan cara yang menyakitkan dan mengenaskan. Bukan tak mungkin monster itu juga suatu hari akan merenggut nya juga.




Kakak sulungnya merupakan anak kebanggaan keluarga termasuk bagi Mande. Anak yang begitu istimewa menurut Mande karena sedari kecil selalu mengukir prestasi hingga akhirnya bisa mendapatkan bea siswa keluar negeri. Namun disaat hidup Uda yang ia banggakan mencapai puncak kejayaannya, monster itu seenaknya merenggut Udanya . Setelah sebelumnya dia juga merenggut Uda (abang) keduanya yang dikenal sangat dermawan dan ramah semasa hidupnya. Hingga begitu banyak orang yang menangis menatap jasadnya. Bahkan ketika hendak dimakamkan, berduyun-duyun orang mengerubunginya. Begitu juga orang-orang yang hendak menshalatinya di mesjid, berebut tempat hingga penuh sampai keluar halaman. Seolah-olah mereka tak ingin melewatkan hari terakhir bersama sebelum Udanya itu dimakamkan. Dan korban berikutnya Mande yang sangat ia sayangi dan kagumi karena ketabahannya selama merawat sebelas orang anaknya di tengah kesulitan ekonomi.



Akh Mande ….Sebenarnya disaat menggoreskan pena ini, rasanya aku tak sanggup menahan kristal bening yang mendesak keluar dari kedua pelupuk mataku. Motivasi darimulah yang membuatku ingin selalu berbagi tulisan yang inspiratif dan penuh manfaat buat dunia. Aku ingat saat pertama kali memulai karirku di dunia tulis menulis. Kaulah orang pertama yang selalu memompa semangatku dengan ucapan yang meneguhkanku.
“Nak, teruslah berjuang mengukir dunia dengan tulisanmu yang penuh manfaat bagi semua orang. Sebab menulis adalah sebuah perjuangan yang akan kau kecap imbalannya di akhirat kelak,” ucapmu berkali-kali disaat semangatku melemah kala tak satupun cerpenku dimuat di media. Caramu mendukungku sangat indah dan mengharukanku. Hingga terus membekas dihati anak perempuanya yang paling kecil ini yaitu aku.

Masih kuingat waktu bersejarah itu. Penuh euphoria,  kuberitahu padamu tentang cerpenku yang akhirnya dimuat dengan judul ‘Rumah Mande’ di annida-online dan alhamdulillah menjadi cerpen pilihan pembaca nop 2009 hingga dibuatkan video testimoninya. Dengan antusias Mande memintaku untuk membacakan cerpenku itu untuknya. Berhubung mata Mande sudah kabur dan tak bisa lagi melihat, maka dengan senang hati aku membacakannya untuk Mande. Dengan tekun Mande menyimak sampai ceritanya selesai kubaca. Begitulah, setiap ceritaku dimuat di media, Mandelah orang pertama yang ingin tahu tentang isi cerpenku. Membuatku semakin termotivasi untuk terus menulis hingga kini. Lagi…dan lagi meski tak selalu tulisanku dimuat. Tapi aku belajar darimu untuk tak pantang berputus asa.





Kerap kusesali, mengapa Tuhan tak pernah mencegah disaat monster itu datang mengunjungi satu persatu anggota keluarganya? Lalu membawa mereka pergi dengan cara yang tak ingin ia ingat seumur hidupnya karena begitu menyakitkan. Monster yang telah meninggalkan bekas trauma dihatinya, hingga kecemasan dan ketakutan selalu menggelayutinya. Yah monster yang sedikitpun tak mengenal rasa cinta saat sudah berhadapan dengan korbannya.

Mengapa oh mengapa? Sang Pemilik hidup tak mengulurkan pertolongan dan keajaibannya untuk keluarganya. Disaat Monster itu telah semena-mena menyakiti dan mengambil paksa orang-orang terbaik dikeluarganya. Tanya mengapa itu terus mengganggu pikirannya. Namun tiba-tiba dia tersentak kala kembali menatap novel ditangannya. Sebuah bisikan malaikat menenangkannya. “Kamu harus ikhlas karena mereka sudah tenang di alam sana. Surga telah menanti mereka karena kesakitan yang mereka alami telah menggugurkan dosa-dosa mereka.”




Allahu Akbar... dia tersadar bahwa selama ini rasa tidak ikhlasnya lah yang telah membuatnya terpuruk dalam kubangan duka. Harusnya dia menyadari bahwa Yang Kuasa berhak mengambil nyawa siapapun termasuk ketiga orang keluarganya itu karena Dialah Pemilik Hidup hambanya yang sejatinya telah tertulis di Lauh Mahfuz jauh sebelum ia dan keluarganya dilahirkan. Kini rasa haru itu menyelimutinya karena banyak hikmah luar biasa yang ia dapatkan lewat Monster yang bernama kanker itu. Yah, kini dia menjadi lebih menghargai hidup. Lewat monster itu juga dia mendapakan sebuah ilmu bernama ‘ikhlas’ Ilmu yang tidak dipelajari disekolah manapun. Tapi hanya di dapat lewat sekolah kehidupan yang penuh kepahitan dan kesedihan. Akibat kehilangan orang-orang yang dicintai.

Mande…Kehangatan cinta ini tetap untukmu. Meski sorot matamu kini tak lagi bernyawa. Tak lagi sehangat dekapan dan belaianmu. Yang kini hanya tinggal cerita

Mande…Binar cintaku ini tetap milikmu Meski binar bahagia dimatamu yang keriput redup ditelan usia. Tak lagi memiliki arti seperti dulu. Karena kini kau tergeletak lemah tanpa daya

Mande…Kurindu sinar kecemasan itu dimatamu. Saat mendapati diriku bermuram durja. Biarlah kini kecemasan itu menjadi milikku. Yang kian hari dipenuhi rasa putus asa

Mande…Tak akan mungkin kulupa. Kedua pelupuk matamu yang menganak sungai oleh air mata. Disaat bermunajat disepertiga malam demi keberhasilan ananda

Tapi kini kedua pelupuk mata tuamu selalu basah oleh air mata derita. Karena maut yang kelam mulai menggerogoti tubuhmu nan renta. Oleh penyakit yang tak mengenal hati dan cinta.
Oh Mande…Waktu telah menjawab segala. Betapa cintamu selalu mengalir untukku. Bagaikan ricik air cinta yang tak pernah kering dihatimu

Ya Robbi! Perkenankanlah pintaku Pinta yang kujalin dengan sepenuh cinta untuk Mande. Dari tasbih, zikir dan doa, agar kulihat lagi cinta dimatanya. Cinta yang tulus dan abadi hingga akhir masa.
    
. Selamat jalan Mande…Kaulah motivator sejatiku….Untuk Mengobati rasa rinduku dan juga sebagai bukti cintaku, aku hanya bisa mengabadikan kisah hidupmu dan keluarga kita dalam buku ‘Rumah Mande’ yang aku tulis ini. Semoga kisahmu bisa membawa inspirasi bagi banyak anak di dunia ini agar lebih mencintai ibu mereka selagi masih bisa mereka dekap penuh cinta.




Sabtu, 24 Mei 2014

Tanamkan Karakter Hidup Sehat Dari Rumah

Menanamkan karakter hidup sehat pada anak sebenarnya tidaklah sulit, asalkan dilakukan dengan penuh cinta. Selain lewat teladan orangtua yang lebih dulu melakukannya. Jadi tak hanya memerintah saja, karena anak akan meniru kebiasaan orang tuanya. Tentu semuanya dimulai dari rumah. Sebagai orang tua saya menerapkan karater hidup sehat lewat 3 langkah yaitu dengan menanamkan


1. Pola Makan Sehat yang dimulai dari kebiasaan

* Sarapan pagi yang cerdas. 




Menurut saya sarapan yang cerdas itu

1.    Mengandung Zat Gizi Yang Lengkap Seperti Karbohidrat, Protein Dan Mineral. Bila anak tidak mau makan nasi tetap berikan sarapan selain nasi yang sarat gizi yang mengandung karbohidrat, protein dan mineral seperti roti yang berisi potongan daging atau irisan telur. Lebih bagus lagi ditambah sayur seperti irisan selada atau tomat. Kita juga bisa memberi gandum yang dimasak dengan susu. Bila anak tetap tidak suka alternatif lainnya bisa diberi cereal. Yang terpenting bukan apa sarapannya dan hanya mengenyangkannya saja, tapi anak suka dan dapat memenuhi gizi hariannya.

2.    Tidak Berlebihan Kandungan Gulanya
Pada umumnya anak suka makanan yang manis seperti halnya anak juga suka makan permen. Yups dalam tubuh manusia memang ada reseptor rasa manis, bahkan gen khusus untuk rasa manis. Tak heran anak-anak akrab dengan camilan yang manis-manis. Boleh-boleh saja selama masih dalam batas normal yaitu tidak lebih dari 30 gram (6 sendok teh) dalam satu hari. Bila berlebih akan merusak gigi anak dan memicu timbulnya obesitas.
Sebenarnya kita bisa memberikan alternatif sumber rasa manis yang lain misalnya dari buah-buahan. Jadi gak melulu permen, coklat dan teman-temannya. Kalo anak sudah makan makanan yang manis, hindari untuk memberinya minuman yang manis juga seperti soft drink tapi lebih baik beri air mineral.

3. Variatif
Saya sendiri harus memutar otak kreatif saya agar bisa menyajikan menu sarapan yang yang berganti-ganti agar anak tidak mudah bosan. Terkadang agar lebih praktis saya menyiapkan satu menu dengan gizi yang lengkap seperti spaghetti yang dicampur dengan irisan daging ayam, wortel dan parutan keju yang hampir disukai oleh semua anak termasuk anak saya. Jadi dalam satu masakan gizinya terpenuhi semua. Dilain hari saya siapkan nasi goreng plus ayam cincang dan irisan timun dan wortel.

4. Siapkan Dengan Sepenuh Cinta
Tak jarang saya mengajak anak untuk membantu menyiapkan sarapan pagi.



Lalu mengajak semua anggota keluarga untuk makan bersama. Ternyata hal ini selain mempererat ikatan keluarga juga bisa membuat anak–anak merasa senang melakukan sarapan setiap harinya, karena merasakan adanya kebersamaan dan keharmonisan. Sebagai contoh anak saya tidak mau bila sarapannya yang masak asisten rumah tangga bukan saya meskipun menu yang dimasak sama. Biasanya mereka akan cemberut dan tidak lahap menyantap sarapannya. Hal ini terjadi ketika suatu saat saya sakit dan memilih beristirahat daripada terjun kedapur.

5. Memberi Bekal Sehat
Alternatif lainnya yang saya lakukan bila anak sesekali tidak sempat makan pagi. Tentunya bekal yang sehat adalah yang kaya serat, mengandung karbohidrat dan mineral. Kandungan ini dapat menjadi bahan bakar otak bagi anak.

Yah, sebagai orang tua kita harus menyiapkan sarapan untuk si buah hati.meskipun anak kerap mengeluh saat disuruh. Namun lama-lama mereka akan menyadari bahwa kebiasaan untuk selalu sarapan pagi itu menyehatkan, menyenangkan dan dapat menunjang konsetrasi berpikir mereka dalam menyerap pelajaran. Selain menghindarkan mereka dari keinginan untuk jajan di sekolah, karena bila sudah kenyang sarapan dan dibekali dari rumah, anak tak lagi jajan. Apalagi banyak jajanan yang belum tentu bersih serta mengandung pengawet dan pewarna buatan yang berbahaya bagi tubuh. Untuk itulah anak-anak saya tak pernah protes diberi jajan hanya Rp 2000 . Yang ada uang jajan mereka tetap utuh dan ditabung karena tidak ada yang dibelanjakan


- Tips Memilih Kotak Makanan/Minuman Untuk Anak

Desainnya sesuai dengan usia anak yaitu yang bentuknya ramping sehingga bisa digenggam jari-jarinya yang masih mungil, bersudut tumpul sehingga tidak menusuk dan mudah dibuka-buka.

Pilihlah ukuran kecil  Biasanya makanan yang dibawa anak juga tidak banyak seperti setangkup roti, biscuit dan sepoting sandwich. Selain itu lebih ringan dan mudah dimasukkan ke dalam tas.

Bahannya terjamin Melihat apakah ada tulisan food grad. Bila iya berarti bahan yang digunakan aman untuk menyimpan makanan/minuman si kecil. Pastikan juga bila kotak makanan terbuat dari plastik apakah baunya menyengat seperti bau ember plastik.

Mudah dibuka dan ditutup. Kemampuan anak untuk membuka dan menutup kotak makan/minumnya merupakan stimulasi bagi motorik halusnya. Jadi jangan pilih bukaan yang terlalu rumit.
Pastikan tidak mudah tumpah Anak usia ini masih suka berlari kesana kemari sehingga makannya bisa tumpah mengenai baju dan tasnyap. Pilihlah kotak makanan yang kedap udara yang menjamin makanan/minumnya tidak mudah tumpah.Tupperware merupakan bahan yang aman untuk tempat bekal anak-anak saya dari segi bahannya yang sehat dan kemasannya yang ringan serta kedap udara dan tidak mudah tumpah.

   * Menjaga Berat Badan Seimbang

Kita sering beranggapan bahwa anak gemuk itu sehat dan lucu. Ada anggapan juga bahwa bila anaknya gemuk berarti kita telah berhasil sebagai orang tua. Benarkah? Obesitas sendiri didefinisikan sebagai penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Perlu diketahui meskipun lemak dibutuhkan oleh tubuh sebagai cadangan energi, penyekat panas, dan penyerap guncangan tetapi bila berlebihan tentu dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit serangan jantung, stroke dan penyakit serius lainnya yang akan meningkat di usia sekitar 30-40 tahun. Maka sebaiknya obesitas ditanggulangi sejak dini.
Begitu memprihatinkannya masalah obesitas di berbagai negara ini, sampai-sampai WHO pada tahun 1998 menyatakan ‘obesitas sudah dalam tingkat epidemik’ yang kalau dibiarkan akan menjadi obesitas global. Secara kasat mata obesitas memiliki ciri yaitu wajah membulat, pipi tembam, dagu bertumpuk dan leher relatif pendek, perut membuncit dan dinding perut berlipat-lipat. Timbangan badannya juga jauh diatas ideal. Untuk itulah menjaga berat badan anak sebaiknya sudah dimulai sejak dini. Dan bila pembentukan jaringan lemaknya terjadi sebelum usia 5-7 tahun, anak memiliki kecenderungan obesitas saat dewasa.

                                
                                                                 life.viva.co.id

 Penyebab Obesitas Sendiri umumnya karena

Faktor Genetik
Anak yang berasal dari keluarga yang rata-rata memiliki berat badan berlebih, akan cenderung menurun pada anaknya.

Faktor Psikologis
Saat anak stres atau bosan melampiaskannya dengan makan terlalu banyak. Biasanya anak seperti ini berasal dari keluarga yang memiliki kecenderungan serupa. . bahkan tak jarang anak sekarang makan bukan hanya untuk mengatasi rasa laparnya tapi memenuhi kepuasan terhadap makanan kegemarannya

Faktor Sosial
Perubahan gaya hidup yang lebih memilih makanan siap saji seperti junkfood, gula-gula dan penganan gurih yang biasanya memang enak. Orangtuanyalah yang harus membatasi dan mengendalikan anak terhadap makanan instan yang kaya lemak dan karbohidrat ini tetapi rendah serat seperti burger, pizza, kentang goreng, es krim, coklat dan berbagai merek ayam goreng.

Mengkomsumsi Makanan Berkalori Tinggi Diantaranya:
- Makanan cepat saji
- Jajanan gorengan
- Minuman brsoda
- Daging olahan

Resiko Obesitas
-Secara fisik anak bisa terkena diabetes, penyakit jantung, perlemakan hati, aktivitas terhambat, gangguan sendi dan tulang, gangguan tidur dan ruam kulit
- Secara psikis anak akan menjadi kurang percaya diri karena sering diolok-olokan teman-temannya.


2. Pola Hidup Sehat

- Membiasakan anak mandi dua kali sehari agar tubuhnya bersih dari kuman



- Membiasakan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan agar terhindar dari penyakit diare dan beritahu anak-anak langkah-langkah mencuci tangan yang tepat sbb:

    Pertama. Basahi dulu kedua telapak tangan dengan menggunakan air yang mengalir. Lalu ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan adik-adik secara lembut.
    Kedua. Setelah itu usap dan gosok kedua punggung tanganmu secara bergantian.
    Ketiga. Teruskan dengan menggosok jari-jari tanganmu hingga ke sela-sela jari sampai bersih.
    Keempat. Lanjutkan dengan menggosok ujung jari, ibu jari secara bergantian
    Kelima. Bersihkan juga kedua pergelangan tanganmu secara bergantian dengan air mengalir. Setelah itu lap tanganmu dengan handuk agar kering.

- Membiasakan anak anak minum air putih karena lebih sehat dan banyak manfaatnya untuk tubuh 




Biasanya pagi hari sebelum sarapan dan makan, anak anak saya beri air putih dulu untuk menetralkan asam lambung yang meningkat di malam hari. Selain untuk memperlancar buang air besar pada anak-anak. Juga menanamkan kebiasaan lebih banyak minum air putih dibandingkan minum lainnya seperti teh manis, kopi, dan minuman ringan.
 

3.Pola Lingkungan Sehat


Ajak anak anak untuk ikut menjaga lingkungan dengan mengajaknya


- Membuang sampah pada tempatnya. Sejak dini anak-anak saya sediakan tong sampah tak hanya dirumah, tapi juga dikamarnya. Akhirnya kebiasaan membuang sampah di tempatnya ini menjadi kebiasaan anak anak.

- Mencintai tanaman dengan tidak memetiknya sembarangan dan mengajaknya menanam di halaman rumah. Anak saya paling suka bunga dan selalu ingin memetiknya dan membawanya pulang. Saya pun menjelaskan pada anak bahwa bunga juga makhluk hidup, kalau dipetik bisa mati dan layu. Padahal bunga dan tanaman dapat membuat udara menjadi lebih sehat dan segar karena mengandung oksigen. Akhirnya anak-anak tak lagi tega memetik bunga.




- Menjaga kebersihan kamarnya dan rumah.
 Saya biasakan sejak dini anak anak membersihkan kamarnya sendiri dan menjelaskan pada mereka bahwa kamar yang kotor tidak sehat dan tidak nyaman untuk ditempati..Untuk itulah kamar perlu dibersihkan setiap hari.

- Kalau perlu ajak anak seminggu sekali kerja bakti . Selain menambak keakraban antara keluarga, anak pun tumbuh kesadarannya bahwa kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya perlu dijaga.

Dengan menanamkan 3 pola diatas, diharapkan anak kita tumbuh sehat, mandiri dan ceria 

https://www.facebook.com/TupperwareID?ref=ts&fref=ts

translasi

meninjau polling pengunjung

!-- Start of StatCounter Code -->

Pengikut